Bagaimana Cara Menulis Abstrak Penelitian

Abstrak adalah rangkuman singkat dari penelitian. Abstrak biasanya ditaruh di bagian depan jurnal atau laporan ilmiah. Menulis abstrak penelitian adalah salah satu langkah paling penting dalam publikasi hasil penelitian. Di dalam abstrak yang hanya berisi kurang lebih 250 kata, tergambar dengan jelas bagaimana penelitian tersebut berlangsung. Dari latar belakang yang mendasari penelitian tersebut, metode yang digunakan dalam penelitian, hasil-hasil terpenting dari penelitian tersebut dan terakhir adalah interprestasi singkat dari penelitian tersebut. Bagaimana cara menulis abstrak? Marilah kita simak artikel ini.

1.Mengapa Harus Abstrak?

Abstrak yang terletak di depan sebuah laporan ilmiah/jurnal berguna sebagai ringkasan singkat dari penelitian yang dilakukan. Dari membaca abstrak, konsumen yang membaca jurnal ilmiah ini akan mengambil keputusan apakah akan membaca lebih lanjut jurnal ilmiah tersebut atau tidak. Oleh karena itu, abstrak harus jelas dan menggambarkan secara keseluruhan penelitian yang dilakukan di laboratorium atau lapangan.

2.Struktur Abstrak

Umumnya, abstrak dibagi dalam beberapa komponen:

Judul:

judul ini berupa satu atau dua kalimat yang menggambarkan dengan jelas isi dari penelitian yang dilaksanakan. Judul harus singkat, padat dan sesuai.

Introduction:

introduction ini adalah paragraph pengantar yang berisi tentang latar belakang singkat mengapa penelitian ini dilakukan. Dari paragraf ini, pembaca harus mengerti seberapa pentingnya penelitian ini.

Methods:

Bagian ketiga dari abstrak ini berisi tentang metode yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan hasil penelitian. Di bagian ini, peneliti akan menjelaskan segala reaksi kimia, pengukuran beserta alat yang digunakan dalam penelitian.

Results

Bagian keempat ini menjelaskan hasil-hasil utama dari penelitian. Tidak ada cukup tempat untuk menuliskan seluruh hasil penelitian anda di abstrak. Maka, anda harus memilih hasil-hasil yang cukup penting untuk ditaruh di dalam abstrak.

Discussion

Di bagian diskusi peneliti akan mencoba menginterpretasikan hasil penelitian tersebut. Peneliti akan menginterpretasikan hasil penelitian tersebut dan mencoba menghubungkannya dengan beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya.

3.Tips-tips praktis dalam menulis abstrak

  • Pastikan bagian-bagian abstrak seimbang

Seringkali abstrak ditulis dengan tidak seimbang, ada bagian yang lebih dominan dibandingkan bagian lain. Abstrak yang ideal memiliki keempat bagian yang seimbang satu sama lain. Ada dua kesalahan yang sering dijumpai pada abstrak yang tidak seimbang:

  1. Abstrak yang terlalu panjang pengantarnya: seringkali kita ingin menjelaskan semua latar belakang penelitian di dalam abstrak. Kita harus ingat bahwa apabila pembaca ingin mengetahui lebih lanjut tentang penelitian kita, pembaca dapat melihat jurnal/paper kita secara utuh
  2. Abstrak yang terlalu panjang di bagian isi: seringkali kita bingung tentang hasil apa yang akan dimasukan di bagian result, oleh karena itu peneliti seringkali memasukan semua hasil. Sama dengan alasan diatas, kita harus mengingat bahwa abstract adalah sebuah pengantar yang digunakan untuk “merujuk” pembaca ke artikel penuh.

 

  • Pastikan semua bagian abstrak dapat dimengerti

Pembaca abstrak mungkin adalah orang yang tidak familiar dengan bidang penelitian yang kita jalani. Maka, pastikan abstrak yang anda tulis dapat dimengerti oleh semua orang. Usahakan singkatan-singkatan seperti PCR ditulis sebagaimana mestinya. Sertakan juga satuan-satuan pengukuran karena pembaca mungkin berasal dari Negara yang menggunakan sistem satuan yang berbeda.

  • Konsultasikan abstrak pada supervisor penelitian dan orang yang tidak familiar dengan penelitian tersebut

Setelah anda selesai menulis abstrak penelitian, konsultasikanlah isi abstrak pada pembimbing penelitian anda untuk memastikan isi abstrak tersebut sudah memiliki konten saintifik yang akurat. Setelah mengkonsultasikan abstrak kepada pembimbing penelitian, ada baiknya anda mengkonsultasikan penelitian kepada orang lain yang tidak memiliki kaitan dengan penelitian anda. Tujuannya adalah agar memastikan konten abstrak tersebut dapat dimengerti oleh khalayak ramai. Catatlah bagian-bagian abstrak yang kurang dimengerti oleh teman anda tersebut. Setelah itu, anda dapat merevisi abstrak agar lebih mudah dimengerti.

  • Edit,edit,edit!

Ada baiknya anda memulai menulis abstrak dengan sebuah draft. Draft penulisan ini berisi buah pikiran anda tanpa memperhatikan tata bahasa. Setelah anda puas dengan draft tersebut, editlah abstrak tersebut hingga mencapai kesempurnaan.

 

Semakin sering anda membuat abstrak, semakin mahir dan semakin berkualitas abstrak yang anda buat. Maka, sering-seringlah berlatih menulis abstrak agar kualitas abstrak yang anda buat semakin meningkat. Berikut ini adalah beberapa contoh abstrak yang dapat digunakan untuk referensi:

Abstrak 1

Leave a Reply

Hello world.
T
i
t
l
e
Animated Social Media Icons Powered by Acurax Wordpress Development Company
Quick Box Popup Powered By : XYZScripts.com
%d bloggers like this:
Visit Us On TwitterVisit Us On Facebook